Surat Dari Palestina

Kakak, apa kabarmu di negeri aman tenteram itu? Apa pagi ini Kakak sudah bergegas untuk bangun dan menjemput mimpi? Ataukah Kakak masih terlelap di pembaringanmu yang nyaman? Kakak, aku di sini tidak bisa tidur. Di sini dingin, tak ada selimut hangat seperti yang tengah engkau kenakan.
Kakak, bagaimana menu sahurmu pagi tadi? Apakah Kakak suka? Atau malah sebaliknya, kau sisakan makanan di piring makanmu karena engkau tak selera? Padahal, apa Kakak tahu? Untuk dapat makan, aku harus menunggu di antrean panjang, karena persediaan makanan pun kami tak punya.
Kakak, kenapa Kakak sulit dibangunkan shalat malam? Apakah malammu terlalu indah? Ataukah tidurmu terlalu nyenyak? Kakak, tak ingatkah engkau untuk doakan aku? Minimal satu kali dalam sehari, engkau sebut aku dalam lantunan doamu. Doakan aku agar aku masih mampu menyongsong hari esok dan merasakan sejuknya udara di pagi hari, lagi dan lagi. Karena aku juga punya mimpi yang harus aku kejar esok hari, sama sepertimu.
Kakak, kenapa kamu begitu loyo dalam bekerja? Apa gajimu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhanmu? Atau mungkin engkau mulai tidak betah dengan nyamannya hidupmu itu? Coba lihat aku, aku lihat dengan mata kepala sendiri satu persatu saudaraku dipukuli, ditembaki, ditampar, dibakar, dipenggal. Pemandangan itu sudah jadi santapanku sehari-hari. Dan aku telah bersiap untuk semua itu. Tapi aku tetap tegar.
Kakak, kenapa waktumu engkau sia-siakan begitu saja? Engkau banyak berkhayal, duduk manis membuang waktumu di depan layar komputermu. Adakalanya kau dendangkan musik di kala bosan untuk sekedar membunuh waktu senggangmu. Atau bahkan engkau mainkan games di  layar gadget-mu sambil tertawa, atau mengumpat tiba-tiba jika engkau kalah. Tidakkah engkau sadar terkadang aku juga ingin? Tapi apa daya, tank baja raksasa itu memakan lahan bermain aku dan teman-temanku. Bahkan tak jarang letupan senjata yang memekakkan telinga itu diarahkan untuk merusak tempat tinggalku. Kakak, aku mau tinggal di mana?
Kakak, kudengar sesekali engkau mengeluh dengan suhu kamarmu yang terkadang membuat gerah. Kakak, maukah engkau sejenak bertukar tempat denganku? Kini, terik matahari adalah selimut siangku, dinginnya angin malam adalah mantel tidurku. Aku tidak punya tempat yang layak, Kak. Mereka telah mengambilnya dari kami.
Kakak, dalam beberapa waktu ke belakang, sudah berapa lama engkau bertamasya? Sudah berapa sering engkau ke bioskop untuk menonton film baru? Kakak, mengertilah. Puasaku saja kadang tak disambut dengan berbuka, untuk kusambung di hari berikutnya. Aku tidak punya makanan, Kakak. Aku juga mau roti gandum dipadu susu, atau sereal cokelat yang sering engkau santap di pagi hari.
Kakak, pernahkah engkau berpikir untuk menjengukku? Atau minimal engkau memikirkan aku? Di tanah ini, ribuan pasukan dan bala tentaranya telah mengepung kami dan siap membumihanguskan rumah-rumah kami. Jikapun di dunia kunikmati santap sahur, doakan aku agar surga menyambutku di kala berbuka jika memang takdir itu yang harus aku terima. Aku ikhlas, Kak. Inilah sekelumit bentuk perjuangan kami untuk mempertahankan tempat suci ini. Kakak, tak perlulah engkau datang ke sini. Aku hanya meminta kebaikan lisanmu untuk senantiasa doakan aku dan saudaraku. Doakan aku agar selalu bertahan, doakan aku agar hidupku yang singkat ini diliputi keberkahan.
Penggalan prosa di atas sengaja ditulis tangan, bukan oleh anak-anak tak berdosa di negeri seberang. Ini hanya sepetik ungkapan tentang gambaran, apa-apa yang dirasakan saudara-saudara kita di pelosok Gaza Palestina. Sebuah potret negeri yang terluka, yang jika kita cermati dengan logika mungkin dalam beberapa dekade hanya akan tinggal nama. Tapi tidak! Ingatkah kita tentang janji Tuhan kita? “Siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya dan meninggikan kedudukannya…” (QS. Muhammad: 7). Sesungguhnya mereka yang telah syahid tidak akan pernah mati, mereka akan kekal dan bahagia di sisi Tuhannya. Adapun kini mereka yang masih berjuang menghadapi keganasan bala tentara, sungguh mereka adalah sebaik-baik tentara Allah.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/07/14/54629/surat-kecil-dari-anak-palestina/#ixzz37VKeQBi0

Disclaimer


Disclaimer page-r.blogspot.com
Semua informasi yang di tampilkan  di situs ini (page-r.blogspot.com) dipublikasikan dengan tujuan untuk berbagi informasi. kami selaku admin http://page-r.blogspot.com/ tidak memberikan jaminan tentang kelengkapan dan keakurasian informasi yang di tampilkan di situs ini, akan tetapi kami selaku admin akan berusaha untuk memberikan informasi yang jelas . Setiap perbuatan yang Anda lakukan atas info yang Anda dapatkan dalam situs ini (http://page-r.blogspot.com/), merupakan risiko Anda sendiri. http://page-r.blogspot.com/ tidak akan bertanggung jawab atas kerugian dan / atau kerusakan sehubungan dengan penggunaan situs ini.

Persetujuan
Dengan menggunakan situs kami, anda dengan ini menyetujui disclaimer kami dan setuju dengan ketentuan-ketentuannya.

Jahanam

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: "Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Allah memanggil Malaikat Jibril dan menyuruhnya melihat syurga dengan segala persiapannya untuk ahlinya, maka ketika kembali berkata Jibril: Demi kemuliaanMu, tiada seorang yang mendengarnya melainkan ia akan masuk kedalamnya, maka diliputi dengan serba kesukaran, dan menyuruh Jibril kembali melihatnya, maka kembali melihatnya, kemudian ia berkata: Demi kemuliaanMu saya khuatir kalau-kalau tiada seorangpun yang masuk kedalamnya. Kemudian disuruh melihat neraka dan semua yang disediakan untuk ahlinya, maka kembali Jibril dan berkata: Demi kemuliaanMu tidak akan masuk kedalamnya orang yang telah mendengarnya, kemudian diliputi dengan kepuasan syahwatnya, dan diperintah supaya kembali melihatnya kemudian setelah dilihatnya kembali, berkatanya: Saya khuatir kalau tiada seorangpun melainkan akan masuk kedalamnya." Juga Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Kamu boleh menyebut tentang neraka sesukamu, maka tiada kamu menyebut sesuatu melainkan api neraka itu jauh lebih ngeri dan lebih keras daripadanya."

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Maimun bin Nahran berkata: "Ketika turun ayat (yang berbunyi) Wa inna jahannam lamau'iduhum ajma'in (yang bermaksud) Sesungguhnya neraka jahannam itu sebagai ancaman bagi semua mereka. Salman meletakkan tangan diatas kepalanya dan lari keluar selama tiga hari baru ditemuikannya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik r.a. berkata: "Jibril datang kepada Nabi Muhammad s.a.w pada saat yang tiada biasa datang, dalam keadaan yang berubah mukanya, maka ditanya oleh Nabi Muhammad s.a.w: 

"Mengapa aku melihat kau berubah muka?

Jawab Jibril: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu pada saat dimana Allah menyuruh supaya dikobarkan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahawa neraka jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya.

Lalu Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Ya Jibril, jelaskan kepadaku sifat jahannam." 

Jawabnya: "Ya, ketika Allah menjadikan jahannam maka dinyalakan selama seribu tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun hingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yang mengutuskan engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah yang mengutuskan engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung diantara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan baranya. Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut Allah dalam Al-Quran itu diletakkan diatas bukit nescaya akan cair sampai kebawah bumi yang ketujuh. Demi Allah yang mengutusmu dengan hak, andaikan seorang dihujung barat tersiksa nescaya akan terbakar orang-orang yang dihujung timur kerana sangat panasnya, jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi dan minumannya air panas campur nanah dan pakaiannya potongan api. Api neraka itu ada mempunyai tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagian yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi Muhammad s.a.w bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah-rumah kami?" 

Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya dibawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan tujuh puluh ribu tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain tujuh puluh ribu tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain tujuh puluh kali ganda, maka digiring kesana musuh-musuh Allah s.w.t. sehingga bila telah sampai kepintunya disambut oleh malaikat-malaikat Zabaniyah dengan rantai dan belenggu, maka rantai itu dimasukkan kedalam mulut mereka hingga tembus kepantat, dan diikat tangan kirinya kelehernya, sedang tangan kanannya dimasukkan dalam dada dan tembus kebahunya, dan tiap-tiap manusia itu digandeng dengan syaitannya lalu diseret tersungkur mukanya sambil dipukul oleh para malaikat dengan pukul besi, tiap mereka ingin keluar kerana sangat risau, maka ditanamkan kedalamnya."

Nabi Muhammad s.a.w bertanya lagi: "Siapakah penduduk masing-masing pintu itu?" 

Jawabnya: "Pintu yang terbawah untuk orang-orang munafiq, orang-orang yang kafir setelah diturunkan hidangan mujizat Nabi Isa a.s. serta keluarga Firaun sedang namanya AlhawiyahPintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama JahimPintu ketiga tempat orang-orang shobi'in bernama SaqarPintu keempat tempat iblis laknatullah dan pengikutnya dari kaum Majusi bernama LadhaPintu kelima orang yahudi bernama HuthomahPintu keenam tempat orang-orang Nasrani bernama Sa'ie."

Kemudian Jibril diam segan pada Nabi Muhammad s.a.w sehingga Nabi Muhammad s.a.w bertanya: 

"Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ketujuh?" 

Jawab Jibril: "Didalamnya orang-orang yang berdosa besar dari ummatmu yang sampai mati belum sempat bertaubat." 

Maka Nabi Muhammad s.a.w jatuh pingsan ketika mendengar keterangan Jibril itu, sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi Muhammad s.a.w dipangkuan Jibril sehingga sedar kembali, dan ketika sudah sedar Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummatku yang akan masuk neraka?" 

Jawab Jibril: "Ya, iaitu orang yang berdosa besar dari ummatmu."

Kemudian Nabi Muhammad s.a.w menangis, Jibril juga menangis, kemudian Nabi Muhammad s.a.w masuk kedalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian masuk kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah s.w.t., 

Pada hari ketiga datang Abu Bakar r.a. kerumah Nabi Muhammad s.a.w mengucapkan: 

"Assalamu'alaikum yang ahla baiti rahmah. apakah dapat bertemu kepada Nabi Muhammad s.a.w?" 

Maka tidak ada yang menjawabnya, sehingga ia menepi untuk menangis, kemudian Umar datang dan berkata: 

"Assalamu'alaikum ya ahla baiti rahmah, apakah dapat bertemu dengan Rasulullah s.a.w?" 

Dan ketika tidak mendapat jawapan dia pun menepi dan menangis, kemudian datang Salman Alfarisi dan berdiri dimuka pintu sambil mengucapkan: 

"Assalamu'alaikum ya ahla baiti rahmah, apakah dapat bertemu dengan Junjunganku Rasulullah s.a.w.?" 

Dan ketika tidak mendapat jawapan, dia menangis sehingga jatuh dan bangun, sehingga sampai kerumah Fatimah r.a. dan dimuka pintunya ia mengucapkan: 

"Assalamu'alaikum hai puteri Rasulullah s.a.w.".

Kebetulan pada masa itu Ali r.a. tiada dirumah, lalu bertanya: 

"Hai puteri Rasulullah, sesungguhnya Rasulullah s.a.w. telah beberapa hari tidak keluar kecuali untuk sembahyang dan tidak berkata apa-apa kepada orang dan juga tidak mengizinkan orang-orang bertemu dengannya."

Maka segeralah Fatimah memakai baju yang panjang dan pergi sehingga apabila beliau sampai kedepan muka pintu rumah Rasulullah s.a.w. dan memberi salam sambil berkata: 

"Saya Fatimah, ya Rasulullah." 

Sedang Rasulullah s.a.w. bersujud sambil menangis, lalu Rasulullah s.a.w. mengangkat kepalanya dan bertanya: 

"Mengapakah kesayanganku?"

Apabila pintu dibuka maka masuklah Fatimah kedalam rumah Rasulullah s.a.w. dan ketika melihat Rasulullah s.a.w. menangislah ia kerana melihat Rasulullah s.a.w. pucat dan sembam muka kerana banyak menangis dan sangat sedih, lalu ia bertanya: 

"Ya Rasulullah, apakah yang menimpamu?" 

Jawab Rasulullah s.a.w.: "Jibril datang kepadaku dan menerangkan sifat-sifat neraka jahannam dan menerangkankan bahawa bahagian yang paling atas dari semua tingkat neraka jahannam itu adalah untuk umatku yang berbuat dosa-dosa besar, maka itulah yang menyebabkan aku menangis dan berduka cita." 

Fatimah bertanya lagi: "Ya Rasulullah, bagaimana caranya masuk?" 

Jawab Rasulullah s.a.w.: "Diiring oleh Malaikat keneraka, tanpa dihitamkan muka juga tidak biru mata mereka dan tidak ditutup mulut mereka dan tidak digandingkan dengan syaitan, bahkan tidak dibelenggu atau dirantai." 

Ditanya Fatimah lagi: "Lalu bagaimana cara Malaikat menuntun mereka?" 

Jawab Rasulullah s.a.w.: "Adapun kaum lelaki ditarik janggutnya sedangkan yang perempuan ditarik rambutnya, maka beberapa banyak dari orang-orang tua dari ummatku yang mengeluh ketika diseret keneraka: Alangkah tua dan lemahku, demikian juga yang muda mengeluh: Wahai kemudaanku dan bagus rupaku, sedang wanita mengeluh: Wahai alangkah maluku sehingga dibawa Malaikat Malik., Ketika telah dilihat oleh Malaikat
Malik lalu bertanya:

"Siapakah mereka itu, maka tidak pernah saya dapatkan orang yang akan tersiksa seperti orang-orang ibi, muka mereka tidak hitam, matanya tidak biru, mulut mereka juga tidak tertutup dan tidak juga diikat bersama syaitannya, dan tidak dibelenggu atau dirantai leher mereka?

Jawab Malaikat: "Demikianlah kami diperintahkan membawa orang-orang ini kepadamu sedemikian rupa."



Dalam lain riwayat dikatakan ketika mereka diiring oleh Malaikat Malik selalu memanggil: "Wa Muhammad." tetapi setalh melihat muka Malaikat Malik lupa akan nama Rasulullah s.a.w. kerana hebatnya Malaikat Malik, lalu ditanya: 

"Siapakah kamu?

Jawab mereka: "Kami ummat yang dituruni Al-Quran dan kami telah puasa bulan Ramadhan." 

Lalu Malaikat Malik berkata: "Al-Quran tidak diturunkan kecuali kepada ummat Rasulullah s.a.w.." 

Maka ketika itu mereka menjerit: "Kami ummat Nabi Muhammad s.a.w" 

Maka Malaikat Malik bertanya: "Tidakkah telah ada larangan dalam Al-Quran dari maksiat terhadap Allah subhanahu ta'ala." 

Dan ketika berada ditepi neraka jahannam dan diserahkan kepada Malaikat Zabaniyah, 

mereka berkata: "Ya Malik, iizinkan saya untuk menangis." 

Maka diizinkan, lalu mereka menangis sampai habis airmata, kemudian menangis lagi dengan darah, sehingga Malaikat Malik berkata: 

"Alangkah baiknya menangis ini andaikata terjadi didunia kerana takut kepada Allah s.w.t., nescaya kamu tidak akan disentuh oleh api neraka pada hari ini, 

lalu Malaikat Malik berkata kepada Malaikat Zabaniyah: "Lemparkan mereka kedalam neraka." 

dan bila telah dilempar mereka serentak menjerit: "La illaha illallah." maka surutlah api neraka, Malaikat Malik berkata: 

"Hai api, sambarlah mereka." 

Jawab api: "Bagaimana aku menyambar mereka, padahal mereka menyebut La illaha illallah." 

Malaikat Malik berkata: "Demikianlah perintah Tuhan Rabbul arsy." 

maka ditangkaplah mereka oleh api, ada yang hanya sampai tapak kaki, ada yang sampai kelutut, ada yang sampai kemuka. 

Malaikat Malik berkata: "jangan membakar muka mereka kerana kerana mereka telah lama sujud kepada Allah s.w.t., juga jangan membakar hati mereka kerana mereka telah haus pada bulan Ramadhan." 

Maka tinggal dalam neraka beberapa lama sambil menyebut: "Ya Arhamar Rahimin, Ya Hannan, Ya Mannan." Kemudian bila telah selesai hukuman mereka, maka Allah s.w.t.memanggil Jibril dan bertanya: 

"Ya Jibril, bagaimanakah keadaan orang-orang yang maksiat dari ummat Nabi Muhammad s.a.w?

Jawab Jibril: "Ya Tuhan, Engkau lebih mengetahui." 

Lalu diperintahkan: "Pergilah kau lihatkan keadaan mereka." 

Maka pergilah Jibril a.s. kepada Malaikat Malik yang sedang duduk diatas mimbar ditengah-tengah jahannam. Ketika Malaikat Malik melihat Jibril segera ia bangun hormat dan berkata: 

"Ya Jibril, mengapakah kau datang kesini?

Jawab Jibril: "Bagaimanakah keadaan rombongan yang maksiat dari ummat Rasulullah s.a.w.?" 

Jawab Malaikat Malik: "Sungguh ngeri keadaan mereka dan sempit tempat mereka, mereka telah terbakar badan dan daging mereka kecuali muka dan hati mereka masih berkilauan iman."

Jibril berkata: "Bukalah tutup mereka supaya saya dapat melhat mereka." 

Maka Malaikat Malik menyuruh Malaikat Zabaniyah membuka tutup mereka dan ketika mereka melihat Jibril mereka mengerti bahawa ini bukan Malaikat yang menyiksa manusia, lalu mereka bertanya: 

"Siapakah hamba yang sangat bagus rupanya itu?" 

Jawab Malaikat Malik: "Itu Jibril yang biasa membawa wahyu kepada Nabi Muhammad s.a.w." 

Ketika mereka mendengar nama Nabi Muhammad s.a.w. maka serentaklah mereka menjerit: 

"Ya Jibril, sampaikan salam kami kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan beritakan bahawa maksiat kamilah yang memisahkan kami dengannya serta sampaikan keadaan kami kepadanya." 

Maka kembalilah Jibril menghadap kepada Allah s.w.t. lalu ditanya: 

"Bagaimana kamu melihat ummat Muhammad?" 

Jawab Jilril: "Ya Tuhan, alangkah jeleknya keadaan mereka dan sempit tempat mereka." 

Lalu Allah s.w.t. bertanya lagi: "Apakah mereka minta apa-apa kepadamu?" 

Jawab Jibril: "Ya, mereka minta disampaikan salam mereka kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan diberitakan kepadanya keadaan mereka." 

Maka Allah s.w.t. menyuruh Jibril menyampaikan semua pesanan itu kepada Nabi Muhammad s.a.w. yang tinggal dalam kemah dari permata yang putih, mempunyai empat ribu buah pintu dan tiap-tiap pintu terdapat dua daun pintu dari emas, 

maka berkata Jibril: "Ya Muhammad, saya datang kepadamu dari rombongan orang-orang yang derhaka dari ummatmu yang masih tersiksa dalam neraka, mereka menyampaikan salam kepadamu dan mengeluh bahawa keadaan mereka sangat jelek dan sangat sempit tempat mereka." 

Maka pergilah Nabi Muhammad s.a.w. kebawah arsy dan bersujud dan memuji Allah s.w.t. dengan ucapan yang tidak pernah diucapkan oleh seorang makhlukpun sehingga Allah s.w.t. menyuruh Nabi Muhammad s.a.w.: 

"Angkatlah kepalamu dan mintalah nescaya akan diberikan, dan ajukan syafa'atmu pasti akan diterima." 

Maka Nabi Muhammad s.a.w. berkata: "Ya Tuhan, orang-orang yang durhaka dari ummatku telah terlaksana pada mereka hukumMu dan balasanMu, maka terimalah syafa'atku." 

Allah s.w.t. berfirman: "Aku terima syafa'atmu terhadap mereka, maka pergilah keneraka dan keluarkan daripadanya orang yang pernah mengucap Laa ilaha illallah." 

Maka pergilah Nabi Muhammad s.a.w. keneraka dan ketika dilihat oleh Malaikat Malik, maka segera ia bangkit hormat lalu ditanya: 

"Hai Malik, bagaimanakah keadaan ummatku yang durhaka?" 

Jawab Malaikat Malik: "Alangkah jeleknya keadaan mereka dan sempit tempat mereka." 

Maka diperintahkan membuka pintu dan angkat tutupnya, maka apabila orang-orang didalam neraka itu melihat Nabi Muhammad s.a.w. maka mereka menjerit serentak: 

"Ya Nabi Muhammad s.a.w., api neraka telah membakar kulit kami." 

Maka dikeluarkan semuanya berupa arang, lalu dibawa mereka kesungai dimuka pintu syurga yang bernama Nahrulhayawan, dan disana mereka mandi kemudian keluar sebagai orang muda yang gagah, elok, cerah matanya sedangkan wajah mereka bagaikan bulan dan tertulis didahi mereka Aljahanamiyun atau orang-orang jahannam yang telah dibebaskan oleh Allah s.w.t.. Dari neraka kemudiannya mereka masuk kesyurga, maka apabila orang-orang neraka itu melihat kaum muslimin telah dilepaskan dari neraka, mereka berkata: 

"Aduh, sekiranya kami dahulu Islam tentu kami dapat keluar dari neraka."

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Moga2 kisah ini dapat menambahkan kecintaan kita terhadap Junjungan Mulia Nabi Muhammad SAW. Lihatlah betapa sayangnya Nabi Muhammad s.a.w sehingga akan ketika malaikat Jibril menerangkan sifat neraka yang dihuni oleh umat Nabi SAW, baginda sampai pingsan. Baginda s.a.w juga menangis kerana sedih yang teramat mencenangkan nasib umat baginda yang akan dicampakkan ke dalam neraka. Adakah kita cinta terhadap Rasulullah s.a.w?

Spoilerfor Jawaban
Ada pada diri kita masing-masing, marilah kita sama-sama musahabah diri dan semoga kita termasuk segolongan ummat yang diberi syafaat oleh baginda Muhammad SAW bersamanya kelak di Syurga


TS bukan bermaksut SOK bla bla bla bla, Tapi dalam QS. Al-Ashr sepenggalan ayat 
Spoilerfor Maksut TS
"..... Saling berpesan dalam Kebajikan dan Saling berpesan dalam kesabaran"
2 hal tersebut termasuk segolongan orang yang tidak merugi gan baik di dunia dan akhirat, InsyaAllah

Contact

Apabila ada pertanyaan seputar informasi yang kami sampaikan kepada anda semua, anda dapat menghubungi kami dengan alamat email dibawah ini : 

Email : dananngg@gmail.com 

 Silahkan jika anda punya pertanyaan / masukan kirimkan  kepada kami, insyaaloh kami balas pertanyaan anda, asal sopan. Selain itu kami juga menerima saran, komplain terhadap semua aktifitas di dalam blog kami ini.

Privacy Policy

Privacy Policy
Privacy Policy for www.page-r.blogspot.com

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at dananngg@gmail.com.

At www.page-r.blogspot.com, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by www.page-r.blogspot.com and how it is used.

Log Files
Like many other Web sites, www.page-r.blogspot.com makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
www.page-r.blogspot.com does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
.:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on www.page-r.blogspot.com.
.:: Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to www.page-r.blogspot.com and other sites on the Internet.
.:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include ....
Google Adsense


These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on www.page-r.blogspot.com send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

www.page-r.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. www.page-r.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites.

5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa, Bau mulut memang menjadi salah satu hal yang kurang di sukai dan jga membuat orang merasa tidak nyaman, apa lagi saat berbicara dan saling tatap menatap pasti salah satu dari kalian akan berusaha menahan nafas agar tidak menghirup udara yang sudah terkontaminasi dengan bau mulut anda, perlu di ketahui bau mulut itu hampir 80% bersumber dari rongga mulut dan kira-kira 20% bau bulut di karenakan adanya permasalahan di pencernaan, nah saat kita sedang berupasa enzim-enzim makanan yang tertinggal di mulut meninggalkan aroma yang tidak sedap sehingga menyebabkan bau  mulut. nah terus bagaimana cara mengurangi bau mulut tersebut ? ada 5 cara efektif yang bisa anda lakukan untuk mengurangi bau mulut tersebut, cara-caranya cukup sederhana silahkan di simak :


Mengatasi Bau Mulut
Mengatasi Bau Mulut
  1. Gosok Gigi secara rutin dan kumur dengan air lemon : seperti yang kita ketahui dengan gosok gigi memang bisa secara efektif menghilangkan bau mulut yang bersumber di rongga mulut, akan tetapi akan lebih efektif lagi jika kamu coba padukan dengan kumur dengan air lemon saya yakin hasilnya akan lebih baik.
  2. Minum Air Teh di pagi hari saat sahur : Menurut University of Utah Health Care minum teh waktu pagi hari / saat sahur, hal tersebut bisa membuat nafas lebih segar, atau anda juga bisa meminum air yang banyak saat sahur yang berguna untuk membunuh bakteri yang ada di dalam rongga mulut.
  3. Makan Seledri: seperti yang di ketahui daun seledri mengandung clorophyll yaitu antiseptik yang dapat menetralisir bau mulut, dan juga pencernaan anda juga bisa lebih lancar dengan memakan daun seledri, walapun rasanya agak langu dan pahit.
  4. Makan Buah Aplukat: buah aplukat memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, ternyata buah aplukat juga dapat membantu meredamkan aroma tak sedap yang keluar dari mulut.
  5. Minum Jus Sayur / Buah : Selain dapat menyehatkan tubuh karena kandungan vitamin dan serat, jus sayur dan buah juga dapat membantu membuang halitosis atau bau mulut. Jus yang terbuat dari sayuran hijau lebih efektif mencegah bau mulut.
gimana 5 Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa, silahkan di terapkan secara rutin di pagi hari saat kita sahur insyaallah anda tidak perlu menghawatirkan bau mulut yang bersumber di rongga mulut.

informasi spesifikasi Samsung dan harga Galaxy S5

Permintaan akan smarphone terus saja mengalir. Pada paparan  Iinformasi spesifikasi Samsung dan harga Galaxy S5 berikut akan dijelaskan mengenai Samsung Galaxy S5 yang sangat canggih dengan berbagai macam fasilitas komplit yang bisa dinikmati oleh setiap penggunanya. Produsen perusahaan ponsel kelas dunia Samsung telah menjawab semua keinginan para pecinta gadget dan mengemasnya dalam satu handphone. Desain mewah dan tipis, walaupun memang ada kemiripan dengan pendahulunya, tapi ada penambahan sedikit sehingga tampak lebih lebar dengan berat 0,14 kg. Bahan polikarbonat yang digunakan untuk cover, membuatnya ringan dan kuat.
 
Spesifikasi Samsung Galaxy S5
Spesifikasi Samsung Galaxy S5
Review Harga Dan Spesifikasi Hp Samsung Galaxy S5
Layarnya menyuguhkan gambar yang sangat bening, dengan perpaduan warna yang kaya, menjadikannya alami dan terlihat nyata. Ukuran layar cukup besar yaitu 5.1 inchi sehingga memberikan keleluasaan untuk menonton video,film atau bermain games. Dengan TouchWIZ UI dan layar Super AMOLED akan menyuguhkan kontras dan saturasi yang tinggi. Anda tak perlu takut layar cantiknya akan tergores karena telah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3 yang tidak akan mengganggu aktivitas anda selama menggunakannya. Fitur menarik telah tersedia dalam review harga dan spesifikasi hp Samsung Galaxy S5.

Memiliki handphone tahan debu dan tahan air tentu diinginkan oleh setiap orang. Harapan anda telah terjawab, karena di produk keluaran Samsung ini telah disematkan fasilitas tersebut. Jadi anda tidak perlu takut lagi bila kehujanan dan tentunya tidak perlu membersihkan si pintar ini setiap waktu seperti biasanya karena debu yang membandel. Fitur pendukung lainnya yang bisa anda dapatkan adalah Bluetooth, WiFi, micro USB, USB Host, USB on the go, GPS, FM Radio serta slot micro SD up to 128 GB. Review harga dan spesifikasi hp ini dapat membuat anda semakin yakin untuk membelinya.

Uang yang anda keluarkan untuk mendapatkan Samsung Galaxy S5 memang cukup besar yaitu senilai Rp 8.019.000, tapi tentu saja didukung oleh mesin pacunya yang mutakhir yaitu prosesor Quad Core 2.5 GHz dan ada pula chipset Qualcomm MSM8974AC Snapdragon 801 serta kapasitas RAM 2 GB dengan sistem operasi Android OS v4.2 KitKat. Semoga artikel page-r mengenai harga dan spesifikasi Samsung Galaxy S5 dapat menjadi salah satu referensi anda. Baca Juga Mengenai Nokia X dual-sim